Mobil automatic transmission atau transmisi otomatis tidak asing bagi Anda yang sering menggunakannya sebagai kendaraan sehari-hari. Berbeda dari transmisi manual, mobil dengan transmisi otomatis atau mobil matic tidak dilengkapi dengan pedal kopling serta engine brake yang memadai.

Oleh karena itu, diperlukan perhatian serta ketelitian dalam mengemudikanya, terutama di jalanan menanjak dan jalanan dengan turunan tajam. Lantas, bagaimana cara mengemudikan jenis mobil satu ini dengan aman di jalanan dengan tanjakan atau turunan yang tajam? Simak penjelasannya!

Mobil Transmisi Automatic
Pajero sport automatic transmition

Cara Mengendarai Mobil Matic Berdasarkan Kondisi Jalan

Berkendara dengan mobil matic memang perlu trik, apalagi mobil ini tidak memiliki pedal kopling dan engine break.

1. Jalan Tanjakan

Jalanan rata sudah menjadi hal yang biasa, bahkan terbilang sangat mudah untuk dilalui. Berbeda dengan jalan menanjak, terlebih jika tanjakan memiliki sudut kemiringan lebih dari 45 derajat.

Tapi jangan khawatir, mobil matic memiliki kemampuan untuk menjaga mesin tetap menyala sekalipun beban mesin terasa berat, sehingga Anda tidak perlu memiliki keahlian khusus untuk memainkan pedal rem, kopling atau hand rem.

Kuncinya adalah tetap tenang, ambil ancang – ancang, gunakan gigi terendah. Gunakan mode sport jika kendaraan Anda di lengkapi dengan mode khusus ini. Biasanya ada tambahan tombol di tuas presneling atau tuas transmisi.

Kemudian injak gas dan atur kecepatan serta RPM mobil agar mesin tidak overhaul. Seandainya, mobil Anda tetap tidak kuat atau spinning, usahakan tetap tenang dan cari tempat mundur untuk putar balik. Anda dapat mencoba kembali atau memilih jalur lain.

Mengendarai Mobil Automatic Transmition
Mengendarai Mobil Automatic Transmition

2. Jalan Turunan

Jalan menurun dianggap lebih beresiko bagi mobil matic dibanding dengan jalan tanjakan. Terlebih mobil matic tidak dilengkapi dengan enggin break yang memadai, membuat seluruh beban mobil hanya bertumpu pada sistem pengereman saja. Lalu, bagaimana agar berkendara dengan transmisi otomatis tetap aman dan nyaman?

Pada posisi puncak turunan, usahakan memperlambat laju mobil. Kemudian pindahkan posisi transmisi pada gigi terendah dan biarkan mobil menuruni jalan dengan lambat. Gunakan rem seperlunya, terutama pada saat kecepatan  yang Anda rasa di luar batas dan hindari menginjak rem secara terus menerus. Hal ini bertujuan untuk menjaga kondisi suhu kampas rem tetap pada kondisi aman.

Adapun hal yang sering terjadi dan dapat berakibat fatal adalah ketika suhu kampas rem melebihi batas normal atau overheat maka sistem pengereman akan kehilangan daya cengkeram. Pemindahan tuas transmisi ke posisi terendah merupakan upaya untuk mengurangi laju mobil sekaligus mengurangi beban sistem pengereman. Jika tuas rem tidak berfungsi, maka otomatis tuas hand rem juga tidak akan banyak membantu.

Selamat berkendara, utamakan keselamatan dan selalu memeriksa kondidi kendaraan sebelum berkendara. Semoga Anda tetap aman dalam berkendara serta terhindar dari kejadian yang tidak Anda inginkan.

Baca juga: Tips Setir Mobil Matic Sendiri di Pulau Lombok